Wednesday, May 6, 2015

Dokter Juga Manusia, Bisa Salah

Alhamdulillah.
Cuma itu yang bisa saya ucapkan saat mendengar pernyataan dr. Zul, SpPD sore tadi di ruangannya.

Friday, August 15, 2014

It's always been you...

Ini adalah bagian yang paling aku benci dari mengakhiri sebuah hubungan. Kembali pada proses mengikhlaskan seseorang bahagia dan bukan aku alasannya. Berada pada keadaan sungguh sepi meski di tengah keramaian. Kita tidak pernah benar-benar meninggalkan seseorang dengan tanpa ada rasa sayang lagi, bukan? Bahkan aku, sayangku masih begitu besar.
Semoga kamu tau itu...

Tuesday, April 15, 2014

Untitled

“Angga?”
“Fira?”
Setelah beberapa detik menyadari bahwa mereka saling kenal, Angga dan Fira pun saling berpelukan. Tak lama Fira pun melepaskan pelukan Angga karena menyadari di ujung sana ada yang memantaunya.

Thursday, February 6, 2014

Untuk Kamu yang Adalah Aku

Teruntuk wanita berlesung pipi mungil di sebelah kanan.

Apa kabarmu? Akan aku tebak. Kamu sedang sibuk mengerjakan proposal skripsi yang harus diserahkan progress-nya pada hari Senin kepada dosen pembimbing, sedangkan Kamu tidak punya banyak inspirasi untuk mengerjakannya dan lebih produktif untuk mengikuti proyek #30HariMenulisSuratCinta yang diadakan oleh @PosCinta. Benar? Aku bukan peramal, Aku tau sebab Aku adalah Kamu.

Wednesday, February 5, 2014

Sepasang Keindahan

Kamu diciptakan untuk melihat. Kamu diciptakan untuk memandang indahnya dunia. Kamu diciptakan agar pemiliknya tau betapa Maha Kuasa Sang Pencipta. Iya, sudah semestinya kamu tercipta seperti itu. Terima kasih sangat besar kuhaturkan pada Tuhan atas penciptaan dirimu.

Kamu adalah sumber kejujuran. Dari kamu, manusia mengetahui apakah lawan bicaranya mengatakan yang sebenarnya atau tidak. Dari kamu, seorang wanita mengetahui apakah tatapan seorang lelaki mengisyaratkan sebuah cinta atau tidak. Dari kamu, seorang lelaki menemukan tempat ternyaman untuk berteduh saat ia menatapmu di wajah seorang wanita.

Aku adalah salah satu yang menilai kecantikan atau ketampanan seseorang dari dirimu. Menurutku, kamu adalah panca indra paling indah yang dimiliki manusia. Namun, aku tak pernah suka saat ada air mengalir dari dirimu. Mengisyaratkan sesuatu yang lebih sering adalah tidak baik; kepergian, kegagalan, kekecewaan, dan kesakitan.

Cukup sampai sinilah suratku untukmu. Namun, aku takkan pernah berhenti mengagumimu.

Tuesday, February 4, 2014

Sahabatku Selebtwit

Bentar. Gue mau sok shocked dulu sama judulnya. *sisipkan sticker Moon dengan shortcut ‘shocked’ di sini*

Teruntuk sahabat aku yang followersnya sembilan ribu dua ratus sekian yang bisa dibilang selebtuit.

Duh, males nih sok puitis sama lo. Biasa monyet-monyetan tetiba harus jadi sok puitis di atas surat. Pih! *sisipkan sticker Cony keluar ingus sambil melirik di sini*

Kalau lo bertanya-tanya kenapa gue kirim surat cinta buat lo, akan gue jawab. Dan tetap akan gue jelaskan meskipun lo gak nanya. Maafkan sikap keras kepala gue. Oke? Sip. Alasannya adalah… Bukan, bukan karena lo telah menyisihkan begitu banyak sticker Alfamart buat gue. Tapi karena gue bingung harus ngirim surat cinta ke selebtwit yang mana. Berhubung lo termasuk salah satu selebtwit (Yaeyalah! Kemarin aja jadi pemenang salah satu kategori di #GembritAwards2013), jadi gue kirim aja buat lo. Biar gak ribet kayak cewek yang lagi milih-milih baju demi tampil cantik depan pacar barunya mantan.

Monday, February 3, 2014

Sakau; Sakit (Jiwa) Karena Engkau

Dear, hewan tidak mandiri yang harus berjalan dengan bantuan tangan manusia.

Sosokmu begitu memesona (pada awalnya). Di era modern seperti ini, kamu hadir dengan gaya retro pixel-art. Di saat misi orang ingin menyelamatkan dunia, kamu hadir dengan misi melewati pipa-pipa yang mungkin milik dari Mario atau Luigi. Di saat burung lain berjalan menggunakan sayapnya, kamu bahkan tidak bisa berjalan tanpa bantuan tangan manusia.